Warga Keluhkan Naiknya Harga Beras & Air Sering Mati
07 Oktober 2023 - 21:58:43 WIB | Dibaca: 2951x
Medan (SIOGE) - Tingginya harga sembako, terutama beras menjadi salah satu keluhan yang disampaikan warga, kaum ibu saat Wali Kota Medan Bobby Nasution melaksanakan Safari Jumat di Masjid Umar Bin Khattab Jalan Kalpataru, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (6/10/203).
“Harga sembako, terutama beras saat ini sangat tinggi Rp.14.000-Rp.15.000/kg. Saya berharap agar harga beras tersebut dapat diturunkan karena sangat memberatkan,” kata Bu Lisa, salah seorang ibu rumah tangga yang bermukim di Jalan Setia Budi Gg Veteran.
Selain harga beras, juga mengeluhkan tarif rekening listrik yang juga naik. “Pembayaran tagihan listrik saat ini membengkak. Selama ini saya hanya membayar tagihan listrik Rp.200 ribu perbulan, kalau sekarang banyak sekali,” keluhnya.
Tidak hanya harga beras dan tagihan listrik, warga lainnya yang mengaku Hj Mursini, warga Lingkungan X. Wakil ibu-ibu pengajian setempat, mengeluhkan air PDAM Tirtanadi sering mati, warna air juga kerap kuning keruh sehingga tidak layak konsumsi maupun digunakan untuk mencuci pakaian, bewarna putih.
“Warna air yang kuning dan keruh tentunya tidak sehat untuk dikonsumsi, termasuk digunakan mencuci pakaian yang berwarna putih. Kami mohon agar masalah air yang sering mati dan warnanya kuning keruh ini menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti, Pak Wali,” ungkap Hj Mursini.
Kemudian, ibu rumah tangga paro baya itu juga menyampaikan tidak lancarnya aliran drainase mengalir sehingga setiap hujan deras turun menyebabkan rumah warga digenangi air. Diantaranya di Gg Marto, Jalan Setia Budi serta Jalan Kalpataru. “Kami berharap agar drainase tersebut dapat diperbaiki,” harapnya.
Dalam pertemuan dengan Bobby Nasution yang hadir didampingi Dandim 0201/Medan Kol Inf Ferry Muzawwad beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait, warga juga mengeluhkan soal sampah yang tidak diangkat setiap harinya. Padahal, setiap bulan membayar Rp.20 ribu untuk retribusi sampah. “Kadang sampah baru diangkat seminggu sekali,” keluh mereka.
Bobby Nasution mengucapkan terima kasih atas keluhan yang disampaikan tersebut. Menanggapi keluhan tingginya soal harga beras, menantu Presiden Joko Widodo ini mengungkapkan, Pemko Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Pertanian dan Perikanan Kota Medan telah menggelar Gerakan Pangan Murah selama 10 hari mulai 25 September sampai 5 Oktober.
Berdasarkan penjelasan Kadis Ketapang, Pertanian dan Perikanan Gelora KP Ginting yang hadir dalam Safari Jumat, selama 10 hari itu disediakan 6 ton beras dengan HET Rp.11.500/kg dan sebanyak 699 keluarga yang membeli. “Untuk menyikapi keluhan warga, Gerakan pangan Murah akan kita perpanjang lagi,” jelas Bobby Nasution.
Bobby Nasution minta kepada Camat Medan Selayang beserta seluruh jajarannya untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat sehingga mengetahuinya. “Berdasarkan pengakuan dari warga, kehadiran Gerakan Pangan Murah ini kurang tersosialisasikan masyarakat kurang mengetahuinya.
Saya minta camat dan lurah lebih aktif lagi mensosialisasikannya,” berjanji akan terus menggelar Gerakan Pangan Murah menstabilkan harga.
Mengenai kenaikan tarif listrik, Bobby Nasution akan berkoordinasi dengan pihak PLN. Sebab, yang menetapkan tarif listrik bukan Pemko Medan melainkan PLN. Begitu juga dengan keluhan soal air yang sering mati dan warnanya kuning keruh, Bobby Nasution juga akan menyampaikannya kepada pihak PDAM Tirtanadi.
“Saya bukan lempar tanggung jawab. Nanti kita koordinasikan dan komunikasikan dengan pihak PDAM Tirtanadi. Untuk itu saya minta kepada pak Camat untuk mendata wilayah mana saja yang aliran airnya sering mati dan warnanya kuning keruh,” ujarnya.
Selanjutnya, keluhan soal drainase yang tersumbat, Bobby Nasution akan menindaklanjutinya. “Jika anggaran perbaikan drainase masih ada, akan kita kerjakan di akhir tahun. Namun jika tidak ada, pengerjaan akan kita lakukan di awal tahun depan. Termasuk, jalan rusak di depan Zipur yang saya lihat jelek akan kita perbaiki,” ujarnya. (BR)











.jpg)
